3 Bahaya Masuk Angin yang Wajib Diwaspadai

Bahaya Masuk Angin

Tidak ada istilah medis untuk mengatakan masuk angin sebagai penyakit. Bisa dikatakan kalau masuk angin merupakan keluhan yang dialami orang yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Tentu ada banyak hal yang bisa menyebabkan penurunan imun tubuh seperti efek cuaca tidak menentu, stress atau kelelahan. Gejala masuk angin cukup mengganggu karena penderita bisa mengalami meriang, demam, kembung, mual, muntah, badan pegal, dan lain-lain. Selalu sediakan Tolak Angin cair di mana dan kapan saja Anda membutuhkannya.

Meskipun masuk angin bisa mereda sendiri, namun Anda tidak boleh menyepelekan keluhan gangguan ini. Pasalnya, ada dampak buruk kesehatan yang bisa terjadi saat tubuh mengalami gejala masuk angin antara lain:

1. Bisa menjadi indikasi penyakit tifus dan demam berdarah

Jika masuk angin tidak mereda dalam waktu 2-3 hari, sebaiknya penderita segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Bisa saja ada indikasi penyakit tifus dan demam berdarah yang ditandai dengan demam.

2. Bisa menjadi indikasi penyakit jantung koroner

Kebanyakan orang awam menyebut jantung koroner sebagai angin duduk. Jika tidak mendapat penanganan lebih lanjut, penderita bisa mengalami risiko yang lebih buruk seperti komplikasi dan kematian.

Gejala yang ditunjukkan berupa nyeri di bagian dada, sesak napas dan keluar keringat dingin. Saat mengalami masuk angin, penderita bisa saja abai dan menganggapnya hal lumrah yang bisa sembuh sendiri.

3. Risiko GERD

Saat Anda merasa tubuh kurang enak badan karena masuk angin, bisa segera konsumsi Tolak Angin cair. Namun, apabila gejala yang dirasakan tidak kunjung mereda, sebaiknya jangan abaikan dampak masuk angin berkepanjangan. Bisa saja tubuh Anda memberikan indikasi penyakit serius yaitu asam lambung atau GERD. Penyakit bisa menunjukkan tanda sendawa terus menerus, lho!

Risiko mengalami masuk angin memang bisa terjadi pada siapa saja. Kondisi tubuh yang masuk angin bisa semakin parah kalau tidak diatasi sebaik mungkin. Selalu sediakan Tolak Angin cair di tas Anda saat bepergian ke mana saja. Jika gejala masuk angin tidak mereda, segera lakukan pemeriksaan ke dokter terdekat untuk menjalani pengobatan lebih intensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *