Tips Menabung untuk Anda Perantau

Menabung menjadi salah satu cara agar seseorang bisa mencukupi kebutuhannya di masa yang akan datang. Meski demikian, faktor perantau dan pendapatan yang terbatas menjadi penghambat dalam menabung.

Biasanya, upah pekerja akan berpatok pada Upah Minimum Provinsi (UPM) dan Upah Minimum Regional (UMR). Tak jarang seseorang akan merantau ke daerah lain untuk mendapatkan upah yang lebih tinggi.

Berikut 4 tips agar Anda bisa menabung meski kebutuhan perantau sangat tinggi, sedangkan gaji Anda hanya UMR, dikutip JobStreet.

Tetapkan besarnya uang tabungan setiap bulan

Besarnya uang tabungan setiap bulan harus ditentukan untuk dapat menekan pengeluaran kamu. Anda juga bisa sisihkan setidaknya 10 persen dari gaji. Walaupun tidak terlalu banyak, namun jika konsisten akan menjadi besar.

Buat rekening khusus tabungan

Rekening khusus tabungan masa depan tidak boleh diganggu. Artinya, Anda tidak boleh mengambil sedikit pun dari rekening masa depanmu tersebut. Kecuali terdapat keperluan yang urgent seperti sakit dan biaya pendidikan. Kalau bisa jangan simpan ATM khusus masa depan di dompet Anda karena bisa saja Anda terhipnotis untuk memakainya.

Buat jadwal belanja

Kebutuhan barang fashion memang menjadi pengeluaran paling banyak. Akan tetapi, itu bukan menjadi penghalang bagi Anda yang ingin menabung. Anda benar-benar harus menentukan barang fashion yang dibeli sangat berguna untuk Anda. Jangan hanya terkecoh diskon yang sangat besar, lalu Anda kalap membeli barang-barang yang sama sekali tidak dibutuhkan.

Anda juga harus memikirkan keperluan lain yang harus dibeli seperti makanan dan perlengkapan rumah. Jangan sampai gara-gara barang fashion incaran, Anda hanya makan dengan nasi dan kerupuk serta lupa membeli perlengkapan rumah.

Bawa uang saku

Hal ini cukup mudah dengan menentukan berapa cash yang harus ada di dompet. Sebab, semakin banyak cash, yang ada keinginan untuk berbelanja pun semakin tinggi bukan? Anda bisa mengisi kembali dompet jika cash sudah habis. Tapi ingat, jika cash sudah menipis atau mulai habis saja.

Anda juga harus konsisten dalam menentukan berapa jumlah cash yang harus ada di dompet, jangan sampai ada keinginan untuk menambah jumlah cash di dompet hanya untuk shopping. Sebab, tanpa sadar gaji Anda bisa terkuras habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *